Kamis, 12 Juli 2012

KUNCI DIKOTOMI


1.      Limnocharis flava Buch. (Genjer)

Genjer (Jw)
Limnocharis flava (L.) Buch
Nama umum
Indonesia              :Genjer (Jw), gendot (Snd)
Inggris                  :Yellow velvetleaf
Melayu                  :sayur air

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Alismatidae
                         Ordo: Alismatales
                             Famili: Limnocharitaceae
                                 Genus: Limnocharis
                                     Spesies: Limnocharis flava (L.) Buch
      Deskripsi   :
         Tumbuhan herba yang hidup di rawa, bergetah. Bentuk daun bulat telur, ujung daun membulat, susunan tulang daun melengkung, tepi daun rata, permukaan daun licin, daun tunggal, hijau muda, daun roset akar. Bentuk batang bulat, batang basah. Sistem akar serabut.









 








Kunci Taksonomi Genjer
1b tumbuh-tumbuhan dengan bunga sejati, sedikit-dikitnya dengan benang sari dan (atau) putik.Tumbuhan-tumbuhan berbunga.
2b tiada alat pembelit. Tumbuh-tumbuhan dapat juga menanjat atau membelit (dengan batang, poros daun, atau tangkai daun)
3b daun tidak berbentuk jarum ataupun tidak terdapat pada berkas tersebut di atas.
4b  tumbuh-tumbuhan tidak menyerupai bangsa rumput.daun dan atau bunga berlainan
6b    dengan daun yang jelas
7b    bukan tumbuh-tumbuhan bangsa palem atau yang menyerupainya
9b    tumbuh-tumbuhan tidak memanjat dan tidak membelit.
10b daun tidak tersusun demikian rapat sehingga menjadi rozet.
11a tulang daun dan urat daun sejajar satu dengan lainnya menurut pajang daun, tebal tulang daun, urat tulang daun kerap kali hanya berbeda sedikit.Daun kebanyakan berbentuk garis sampai lanset, kerap kali tersusun dalam dua baris.Pangkal daun kerap kali jelas dengan pelepah yang memeluk batang.Bunga kerap kali berbilangan tiga.Kebanyakan berupa herba dengan akar rimpang, umbi atau umbi lapis.
67b  tepi daun rata atau berduri tempel sangat kecil.
69b daun tidak merupakan karangan.
70b daun lain
71b jika mempunyai batang, tidak memutar demikian
72b tidak terdapat akar udara demikian
73a tumbuh-tumuhan air atau rawa
74a bakal buah berjumlah 10-20 di dalam tiap bunga sangat rapat berdekatan.Bunga kuning, tumbuhan bergetah.

  1. Phalaenopsis amabilis Blume (angrek bulan)

Nama umum
Indonesia:
Anggrek bulan
Inggris:
Moth orchids

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Liliidae
                         Ordo: Orchidales
                             Famili: Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan)
                                 Genus: Phalaenopsis
                                     Spesies: Phalaenopsis amabilis Blume
Deskripsi   :
Daun sejajar, lalu memiliki daging yang lumayan tebal, ujung tidak sejajar, tepi rata, bunga berwarna ungu, lalu posisi bunga berselang-seling, terdiri dari 5 kelopak, tangkainya lurus, hidupnya di pot dengan media arang.tandan bunga bertangkai sangat panjang, berbunga 3-20, juga banyak sebagai tanaman hias dihalaman.








 





72a
 
71b
 
70b
 
69b
 
     























 


Kunci Taksonomi Anggrek Bulan
1.    (b).. tumbuh- tumbuhan dengan bunga sejati, sedikit-dikitnya dengan benang sari dan (atau) putik. Tumbuh-tumbuhan berbunga............................................................................................................... ......2
1.        (b).. tiada alat pembelit. Tumbuh- tumbuhan dapat juga memanjat atau membelit (dengan batang, poros daun atau tangkai daun)....................................................................................................................... 3
2.        (b).. daun tidak berbentuk jarum ataupun tidak terdapat dalam berkas tersebut di atas.................... 4
3.        (b).. tumbuh- tumbuhan tidak menyerupai bangsa rumput. Daun dan (atau) bunga berlainan dengan yang diterangkan di atas...................................................................................................................... 6
6.        (b)   dengan daun yang jelas............................................................................................................... 7
7.        (b)   bukan tumbuh- tumbuhan bangsa palem yang menyerupainya................................................... 9
9.    (b)   tumbuh- tumbuhan tidak memanjat atau membelit .................................................................. 10
10.  (b)   daun tidak tersusun sedemikian rapat menjadi rozet................................................................ 11
11.  (a)   tulang daun dan urat daun sejajar satu dengan yang lainnya menurut panjang daun, tebal tulang daun, urat daun kerap kali hanya berbeda sedikit. Daun kebanyakan berbentuk garis sampai lanset, kerap kali tersusun dalam 2 baris. Pangkal daun kerap kali jelas dengan pelepah yang memeluk batang. Bunga kerap kali berbilangan 3. Kebanyakan berupa herba dengan akar rimpang, umbi atau umbi lapis............ 67
67   (b)   tepi daun rata atau berduri temple sangat kecil......................................................................... 69
69   (b)   daun tidak merupakan karangan............................................................................................... 70
70   (b)   daun lain.................................................................................................................................... 71
71   (b)   jika mempunyai batang, tidak memutar demikian.................................................................... 72
72   (a)   batang dekat ruas mengeluarkan akar udara yang berwarna kelabu. Bunga Zygomorf.  (Orchidaceae)

3.Crinum asiaticum L. (Bakung)
Nama umum
Indonesia           :Bakung, bakong, semur (Bangka), dausa (Ambon)
Inggris                :crinum lily, spider lily
Melayu               :Bakong, rumput tembaga suasa
Cina                    :wen chu lan

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Liliidae
                         Ordo: Liliales
                             Famili: Amaryllidaceae (suku bakung-bakungan)
                                 Genus: Crynum
                                     Spesies: Crynum asiaticum L.
      Deskripsi   :
         Tumbuh-tumbuhan dengan umbi lapis, tinggi lebih kurang 1 meter. Batang semu, tegak, lunak, dan warna putih kehijauan. Daun tunggal, bentuk payung, pangkal mahkota berdekatan membentuk corong, warna putih, putik panjang, warna ungu, kepala sari warna jingga. Buah kotak, bulat telur. Tumbuhan liar dan sebagai tanaman hias pada daerah-daerah tepi sungai yang rindang pada daratan rendah sampai 700 m dpl.








 










 



Kunci taksonomi Bunga Bakung
1b     tumbuh-tumbuhan dengan bunga sejati, sedikit-dikitnya dengan benang sari dan (atau) putik.
2b  tiada alat pembelit. Tumbuh-tumbuhan dapat juga menanjat atau membelit (dengan batang, poros daun, atau tangkai daun)
3b daun tidak berbentuk jarum ataupun tidak terdapat pada berkas tersebut di atas.
4b tumbuh-tumbuhan tidak menyerupai bangsa rumput.daun dan atau bunga berlainan
6b dengan daun yang jelas
7b bukan tumbuh-tumbuhan bangsa palem atau yang menyerupainya
9b tumbuh-tumbuhan tidak memanjat dan tidak membelit.
10b   daun tidak tersusun demikian rapat sehingga menjadi rozet.
11a 11a tulang daun dan urat daun sejajar satu dengan lainnya menurut pajang daun, tebal tulang daun, urat tulang daun kerap kali hanya berbeda sedikit.Daun kebanyakan berbentuk garis sampai lanset, kerap kali tersusun dalam dua baris.Pangkal daun kerap kali jelas dengan pelepah yang memeluk batang.Bunga kerap kali berbilangan tiga.Kebanyakan berupa herba dengan akar rimpang, umbi atau umbi lapis.
67b    tepi daun rata atau berduri tempel sangat kecil.
69b   daun tidak merupakan karangan.
70b   daun lain
71b   jika mempunyai batang, tidak memutar demikian
72b   tidak terdapat akar udara demikian
73b   tumbuh-tumbuhan lain
76b   rumput-rumputan herba jarang perdu. Bunga berkelamin dua, daun tersebar
77b   bakal tenggelam
79a    bunga beraturan atau boleh dikata beraturan.
80b   benang sari 6

4.      Hydrilla
Nama umum
Indonesia:
Ganggang, ganggeng (Jawa)
Inggris:
Water thyme

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Alismatidae
                         Ordo: Hydrocharitales
                             Famili: Hydrocharitaceae
                                 Genus: Hydrilla
                                     Spesies: Hydrilla verticillata (L. f.) Royle
Deskripsi :
Hydrilla adalah tanaman produktif, yang tumbuh dengan cepat terendam air yang dapat berkembang dalam air dari beberapa sentimeter sampai 20 meter. Daun kecil (1 / 2 - 3 / 4 inci), segitiga-lancip dan terjadi di whorls dari 4-8 daun di sepanjang batang. Tidak seperti tanaman air asli, daun Hydrilla memiliki tepi bergerigi dan satu atau lebih barbs menonjol atau gundukan di sepanjang pelepah di bagian bawah. Hydrilla memiliki resistensi yang tinggi terhadap salinitas (> 9-10ppt) dibandingkan dengan tanaman air lain yang terkait di air tawar.

5.      Lidah mertua
Nama umum
Indonesia:
Lidah mertua, sansevieria
Inggris:
Sansevieria, snake plant, mother-in-law´s tongue
Melayu:
Lidah jin

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Liliidae
                         Ordo: Liliales
                             Famili: Agavaceae
                                 Genus: Sansevieria
                                     Spesies: Sansevieria trifasciata Prain

Deskripsi:
Tumbuhan terna, termasuk suku Agavaceae, berasal dr Afrika, tinggi 0 , 4-1 , 75 m, daun berbentuk pedang, berdaging dng ujung meruncing tajam, berwarna hijau dng garis-garis kuning, perbungaan berupa tandan, bunga kecil berwarna putih kehijau-hijauan, mekar pd malam hari; Sansevieria trifasciata

6.      Padi
Nama umum
Indonesia:
Padi, pari (Jawa), pare (Sunda)
Inggris:
Rice
Pilipina:
Palai
 
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Commelinidae
                         Ordo: Poales
                             Famili: Poaceae (suku rumput-rumputan)
                                 Genus: Oryza
                                     Spesies: Oryza sativa L.
Deskripsi :
Padi termasuk keluarga padi-padian. Batangnya beruas-ruas yang di dalamnya berongga (kosong), tingginya 1 sampai 1,5 meter. Pada tiap-tiap buku batang tumbuh daun, yang berbentuk pita dan berpelepah. Pelepah itu membalut hampir sekeliling batang. Di dalam tanah, dari tiap buku tumbuh tunas yang dapat mengadakan batang (anak padi). Anak padi itu dapat pula beranak, dan demikian berturut-turut. Itulah makanya kita tak heran, apa sebabnya dari sebutir padi dapat tumbuh 40-50 batang. Bila telah sampai waktunya, dari tiap-tiap batang keluar bunga. Bunga itu bunga majemuk, yang galibnya disebut sebagai bulir. Pada tiap bulir keluar 100 sampai 400 bunga.
7.      Rhoediscolor
Nama umum
Indonesia           :Sosongkokan
Pilipina               :Bangka Bankaan

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Commelinidae
                         Ordo: Commelinales
                             Famili: Commelinaceae
                                 Genus: Rhoeo
                                     Spesies: Rhoeo discolor

Deskripsi :
Biasa ditanam orang sebagai tanaman hias, tumbuh subur di tanah yang lembab. Termasuk anggota suku gawar-gawaran, berasal dari Meksiko dan Hindia Barat. Tinggi pohon 40 cm - 60 cm, batang kasar, pendek, lurus, tidak bercabang. Daun lebar dan panjang, mudah patah, warna daun di permukaan atas: Hijau, dan di bagian bawah berwarna merah tengguli. Panjang daun + 30 cm, lebar 2,5 - 6 cm. Bunga berwarna putih, berbentuk bunga kerang.









 








KUNCI TAKSONOMI
1b     tumbuh-tumbuhan dengan bunga sejati, sedikit-dikitnya dengan benang sari dan (atau) putik.
2b     tiada alat pembelit. Tumbuh-tumbuhan dapat juga menanjat atau membelit (dengan batang, poros daun, atau tangkai daun)
3b     daun tidak berbentuk jarum ataupun tidak terdapat pada berkas tersebut di atas.
4b     tumbuh-tumbuhan tidak menyerupai bangsa rumput.daun dan atau bunga berlainan
6b     dengan daun yang jelas
7b     bukan tumbuh-tumbuhan bangsa palem atau yang menyerupainya
9b     tumbuh-tumbuhan tidak memanjat dan tidak membelit.
10a    daun keseluruhannya merupakan rozet pada pangkal batang
92b   tanaman darat
100b tanaman yang tidak berduri dan tidak berduri temple
103b    daun tidak berlekuk
105b    daun dan karangan bunga berlainan
106a karangan bunga dengan satu atau lebih daun pelindung yang terlipat rangkap dan bunga tersembunyi di bawahnya.Bagian bawah daun merah.


8.      Pandan Wangi
Pandanus amaryllifolius Roxb.
Nama umum
Indonesia     :Pandan Wangi, Daun pandan
Inggris          :Fragrant pandan
Melayu         :Pandan rampeh
Vietnam       :Dúa thom
Thailand       :Cây cõm nếp, Bai toey, Bai toey hom
Pilipina         :Pandan, Pandan mabango
Cina              :bān lán (Mandarin)
Jepang          :Nioi tako no ki

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Arecidae
                         Ordo: Pandanales
                             Famili: Pandanaceae
                                 Genus: Pandanus
                                     Spesies: Pandanus amaryllifolius Roxb.
Deskripsi :
Tumbuhan semak, daun berbentuk pita, panjangnya sampai 8 cm, berbau wangi. Berakar gantung, dengan akar tinggal dan akar gantungnya, tumbuh menjalar, hingga dalam waktu singkat akan merupakan rumpun yang lebat. Habitat: Tumbuh liar ditepi sungai, rawa, dan tempat tempat lain yang tanahnya lembab sampai setinggi 500 m dpl. Bagian tanaman yang digunakan: Daun Kandungan kimia: Alkaloida; Saponin; Flavonoida; Tanin; Polifenol; Zat warna Khasiat: Sedatif; Stomakik; Tonik Nama simplesia: Pandanuseae Folium

 
1.b Tumbuh-tumbuhan dengan bunga sejati, sedikit-dikitnya dengan benang sari dan (atau) putik. Tumbuh-tumbuhan berbunga………...............................2
2.b Tiada alat pembelit. Tumbuh-tumbuhan dapat juga memanjat atau membelit (dengan batang, poros daun atau tangkai daun)……………….........3
3.b Daun tidak berbentuk jarum ataupun tidak terdapat dalam berkas tersebut diatas ....................……………………………….4
4.b Tumbuh-tumbuhan tidak menyerupai bansa rumput. Daun dan (atau) bunga berlainan dengan yang diterangkan diatas……………………………...6
6.b Dengan daun yang jelas…………..............……….......…………………7
7.b Bukan tumbuh-tumbuhan bangsa palem atau yang menyerupainy.…9
9.b Tumbuh-tumbuhan tidak memanjat dan tidak membelit 2)………………10
10.b Daun tidak tersusun demikian rapat menjadi rozet…..............................11
11.b Tidak demikian. Ibu tulang daun dapat dibedakan jelas dari jarring urat daun dan dari anak cabang tulang daun yang ke samping dan yang sorong keatas……...................................................................................................….12
12.b Tidak semua daun duduk dalam karangan atau tidak ada daun sama sekali…….........................................................................................................13
13.b Tumbuh-tumbuhan berbentuk lain….......................……………………14
14.a Daun tersebar, kadang-kadang sebagian berhadapan 1)….........................5
15.a Daun tunggal, tetapi tidak berbagi menyirip rangkap sampai bercangap menyirip rangkap (golongan 8)……..................................................………109
109.b Tanaman daratn (atau tumbuh) diantara tanaman bakau……….........119
119.b Tanaman lain………...................................................……………….120
120.b Tanaman tampa getah…………..........……….................……………128
128.b Daun lain. Bukan rumput-rumputan yang merayap, dan mudah berakar............................................................................................................128
129.b Tidak ada upih daun yang jelas, paling-paling pangkal daun sedikit atau banyak mengelilingi batang…….........................................…….........…….135
135.b Daun  tidak berbentuk kupu-kupu berlekuk dua….................…….136
136.a Daun memanjang sampai bangun garis, dengan tulang daunyang sejajar menurut arah panjang............................................................……………….137
137.a Tepi daun berduri temple……...........……...............................………138
138.b Mempunyai batang yang jelas. Tengah daun melipat menjadi berbentuk saluran, sisi bawah tanpa sisik…………......................…….16. Pandanac
9.      Lengkuas
Nama umum

Indonesia:
Lengkuas, laos (Jawa), laja (Sunda)
Inggris:
Greater galangal, Java galangal, languas, laos root
Vietnam:
Rieng am, rieng nep
Thailand:
Kha
Cina:
Hong dou kou

Lengkuas
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Commelinidae
                         Ordo: Zingiberales
                             Famili:
Zingiberaceae (suku jahe-jahean)
                                 Genus:
Alpinia
                                     Spesies: Alpinia galanga (L.) Sw.
Deskripsi :

Tanaman berumbi, umbinya berserat kasar agak keras, berwarna putih kecokelat
cokelatan atau kekuning









10.   Kelapa
Nama umum
Indonesia:
Kelapa, nyiur, kalapa (Snd), krambil (Jw),
Inggris:
Coconut
Melayu:
Kelapa, Nyiur
Vietnam:
Dua
Thailand:
Maphrao
Pilipina:
Niyog, Lobi, Inniug, Ongot, Gira
Cina:
ye zi
Jepang:
Yashi no mi, kokonattsu
Cocos nucifera
Kelapa
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
     Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
         Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
             Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
                 Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
                     Sub Kelas: Arecidae
                         Ordo: Arecales
                             Famili: Arecaceae (suku pinang-pinangan)
                                 Genus: Cocos
                                     Spesies: Cocos nucifera L.
Deskripsi :
Tumbuhan palem yg berbatang tinggi, buahnya tertutup sabut dan tempurung yg keras, di dalamnya terdapat daging yg mengandung santan dan air, merupakan tumbuhan serba guna; Cocos nucifera, Kelapa adalah satu jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae. Ia adalah satu-satunya spesies dalam genus Cocos, dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah pohon ini yang berkulit keras dan berdaging warna putih. Pohon kelapa biasanya tumbuh di pinggir pantai.

daftar pustaka:
Buku
Kelapa Kopyor, Pembibitan, Budidaya (Ir. Sukamto I.T.N., M.Sc.)

www.kamusbesar.com
http://amrhy.blogspot.com/2009/11/kuping-gajah.html
1.       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar